Tanah Sempadan Anatara Ada dan Tiada

Tanah Sempadan Anatara Ada dan Tiada

Rp80.000

Penulis : Dolot Alhasni Bakung, Ronny Adrie Maramis, Muhammad Hero Soepeno, Josepus Jullie Pinori, Merry Elisabeth Kalalo, Jacobus Ronald Mawuntu
Halaman :iii,137
Penerbit : PT. Sanskara Karya Internasional
ISBN : On Process
Ukuran : A5 Unesco: 15,5 x 23 cm

Description

Buku Tanah Sempadan Antara Ada dan Tiada mengupas secara komprehensif berbagai persoalan hukum, sosial, ekologis, dan tata kelola yang melingkupi tanah sempadan di Indonesia sebagai kawasan yang memiliki fungsi strategis namun kerap berada dalam ketidakpastian hukum. Berangkat dari landasan filosofis hukum agraria nasional, buku ini membahas kerangka regulasi, sejarah perkembangan pengaturan pertanahan, dinamika penguasaan tanah sempadan, konflik agraria, problematika ketidakjelasan status hukum, hingga berbagai alternatif rekonstruksi kebijakan yang berorientasi pada kepastian hukum, keadilan, dan keberlanjutan. Pembahasan kemudian diperluas dengan mengulas hak dan kewajiban negara serta masyarakat, prinsip pengelolaan berkelanjutan, pelestarian fungsi ekologis, pemanfaatan ruang yang bertanggung jawab, pentingnya partisipasi masyarakat, sinergi antara pembangunan dan konservasi, serta penguatan literasi hukum pertanahan melalui peran pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pembentukan budaya taat hukum. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan perspektif hukum, lingkungan, dan kebijakan publik, buku ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, aparatur pemerintah, maupun masyarakat luas dalam memahami kompleksitas pengelolaan tanah sempadan sekaligus mendorong terwujudnya sistem pertanahan yang lebih tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tanah Sempadan Anatara Ada dan Tiada”

Your email address will not be published. Required fields are marked *